Setelah mengalami penurunan harga bahan olahan karet sepanjang tahun 2016, dan kembali bergairah diakhir tahun 2016. tahun 2017 nanti pemerintah berencana menggunakan campuran karet untuk aspal namun tentunya setelah regulasi perkebunan selesai.
Diperkirakan kebutuhan karet bisa mecapai 60.000 ton, yang tentunya menggunakan komoditi karet Nasional, Salah satu yang menjadi Pilot Project untuk pengembangan Aspal Karet ini adalah Provinsi Sumatra Selatan.
Meskipun hanya 5% dari campuran aspal, tentunya pengaruhnya akan cukup besar terhadap petani karet nasioanl, secara Psikologis harapannya adalah mendongkrak kembali harga karet nasional yang telah lama lesu.
Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto, sedang menyiapkan payung hukum agar rencana ini dapat terlasana dengan baik sehingga petani karet nasional dapat merasakan manfaat dari Aspal Karet ini.


Post a Comment